Dapatkan Inspirasi Tentang Industri Paling Kreatif Langsung ke Email Anda !

Kementerian Koperasi dan UKM Selenggarakan Kegiatan Industri Kreatif Mobil dan Motor Seni di Bali


Institut Otomotif Indonesia (IOI) bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM, serta instansi lainnya untuk menyelenggarakan Expo Industri Kreatif Mobil dan Motor Seni di Gedung Bali Creative Industry Center, Tohpati, Denpasar, Selama 5 hari, 7-12 Maret 2017.

Pameran ini mengusung tema: “Membangun Industri Kreatif Indonesia Menuju Pasar Bebas ASEAN dan Perdagangan Global”

Expo Industri Kreatif Mobil dan Motor Seni ditargetkan dihadiri sekitar 500 sampai seribu pengunjung per hari.

Presiden IOI Made Dana Tangkas saat ditemui di Gedung Bali Creative Industry Center pada 7 maret kemarin mengatakan :

"Pameran ini akan menghadirkan berbagai macam acara kegiatan. Seperti lomba desain kendaraan pedesaan, seminar, sertifikasi, rapat bisnis, kontes audio, lomba modifikasi mobil, kontes mobil, car gravity, lady car contest, dan acara hiburan," jelasnya.

Menurutnya, pameran ini akan melibatkan peserta dari berbagai kalangan, seperti generasi muda pencinta mobil dan motor seni se-Indonesia, pelaku dan praktisi industri kreatif mobil dan motor seni se-Indonesia, komunitas mobil dan motor nasional, pengusaha, dosen, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum, serta wisatawan mancanegara.

"Kami menargetkan jumlah pengunjung yang datang ke pameran ini mencapai 500 sampai dengan seribu pengunjung per hari. Untuk target pengunjung dari sisi wisatawan, kami belum menargetkan. Namun kami sudah bekerja sama dengan agen perjalanan untuk mengajak wisatawan mengunjungi pameran ini," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Bali pantas mempertimbangkan ide untuk mendirikan museum kendaraan seni dan antik sebagai daya tarik industri pariwisata seperti yang dilakukan di Jawa Timur.

“Sebab potensinya sangat besar. Kalau di Bali mungkin menjadi museum kendaraan antik kuno dan seni. Karena Bali terkenal dengan seninya dan kreativitasnya,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutan yang dibacakan Asisten Deputi Urusan Industri dan Jasa Kementerian Koperasi dan UKM, Viktoria br. Simanungkalit, Menteri Koperasi dan UKM, A.A. Ngurah Puspayoga mengatakan, menghadapi peluang dan tantangan di era globalisasi saat ini, diperlukan peningkatan daya saing produk terutama produk inovasi kreatif.

Adapun sektor fokus yang diarahkan dari 16 sektor ekonomi kreatif adalah desain produk.

"Menurut Gaikindo pada tahun 2016, pasar otomotif domestik naik lima persen dibandingkan tahun 2015. Pertumbuhan tersebut penjualan otomotif ini didukung oleh populasi kaum muda Indonesia yang tergolong usia produktif cukup besar dengan penghasilan yang relatif tinggi serta memiliki kebiasaan belanja termasuk belanja kendaraan pribadi," terangnya.

Permintaan produk otomotif juga mendorong permintaan akan produk-produk yang menunjang penampilan kendaraan, termasuk juga permintaan akan modifikasi mobil dan motor.

Peluang ini bisa dimanfaatkan generasi muda untuk menjalankan bisnis.


Apalagi pemerintah juga sedang berupaya mengembangkan mobil pedesaan yang dapat mengangkut alat-alat pertanian, sarana input, dan hasil produk pertanian atau peternakan.

"Untuk itu, Kementrian dan UKM berpartisipasi mendukung IOI untuk mengembangkan kapasitas SDM UKM yang bergerak di sektor industri modifikasi mobil atau motor tersebut," jelasnya.

Sumber : Radarbali

0 comments:

Post a Comment